Prestasi membanggakan kembali diraih oleh santri Pesantren Baitul Qur’an Sragen dalam ajang KRENOVA Kabupaten Sragen 2026. Dalam kompetisi tersebut, para santri berhasil membawa pulang dua penghargaan sekaligus dari kategori pelajar.
Bukan sekadar proyek lomba, tetapi gagasan yang lahir dari keresahan yang dekat dengan kehidupan sehari-hari—tentang sampah plastik, tentang pertanian, dan tentang masa depan lingkungan.
Dari proses tersebut, dua tim santri berhasil menorehkan prestasi membanggakan. Pada kategori pelajar SMA, tim santri berhasil meraih Juara 2 melalui inovasi bertajuk DPB3 (Dari Plastik Buat Bahan Bangunan). Sementara itu, pada kategori pelajar SMP, santri lainnya berhasil memperoleh Juara 3 dengan karya inovatif GRISSFA (Greenhouse Emission Processor in Farm).
Inovasi Santri untuk Solusi Lingkungan
Karya DPB3 merupakan inovasi pengolahan limbah plastik menjadi bahan bangunan yang lebih ramah lingkungan dan bernilai guna tinggi. Inovasi ini hadir sebagai solusi atas permasalahan sampah plastik yang semakin meningkat, sekaligus memberikan alternatif material konstruksi yang ekonomis.
Di sisi lain, inovasi GRISSFA dirancang untuk membantu mengelola emisi gas rumah kaca di sektor pertanian. Alat ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran akan pentingnya pengelolaan lingkungan sekaligus mendukung praktik pertanian berkelanjutan.
Ajang KRENOVA Dorong Kreativitas Pelajar
Kompetisi tahunan ini yang bertujuan mendorong kreativitas dan inovasi masyarakat, khususnya pelajar, dalam menciptakan solusi nyata bagi berbagai permasalahan di lingkungan sekitar.
Keikutsertaan santri Pesantren Baitul Qur’an Sragen dalam ajang ini menjadi bukti bahwa pendidikan berbasis pesantren juga mampu melahirkan inovator muda yang kompetitif dan berdaya saing.
Prestasi ini diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh santri untuk terus berkarya dan berinovasi. Selain itu, keberhasilan ini juga menunjukkan komitmen Pesantren Baitul Qur’an Sragen dalam mendukung pengembangan potensi santri, baik di bidang keilmuan, teknologi, maupun kepedulian terhadap lingkungan.
Dengan capaian ini, para santri diharapkan dapat melangkah lebih jauh ke tingkat kompetisi berikutnya dan terus memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.




