Sigit Pamungkas, S.IP., M.A., selaku Bupati Sragen berkunjung ke Pesantren Baitul Quran Sragen dalam rangka penyambutan santri baru TA 2026/2027. Kunjungan tersebut menjadi bentuk perhatian dan dukungan pemerintah daerah terhadap perkembangan pendidikan Islam di Kabupaten Sragen.
Pada agenda yang dilaksanakan hari Ahad, 1 Juli 2026 tersebut, para wali santri baru juga tampak antusias mengikuti rangkaian kegiatan penyambutan sekaligus mendengarkan pesan dan motivasi dari Bupati Sragen mengenai pentingnya pendidikan yang menggabungkan ilmu pengetahuan umum dengan nilai-nilai Al-Qur’an. Dalam kesempatan tersebut, Bupati Sragen menyampaikan apresiasi terhadap konsep pendidikan yang dikembangkan Pesantren Baitul Qur’an Sragen. Menurutnya, pesantren memiliki peran penting dalam mencetak generasi yang tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga memiliki pemahaman agama yang kuat.
“Pesantren ini diharapkan para siswa-siswinya dapat menghafal Al-Qur’an. Ini menjadi salah satu keunggulan yang belum banyak dimiliki pesantren lain, yaitu menggabungkan pengetahuan yang bersifat umum dengan pemahaman keagamaan yang baik, khususnya Al-Qur’an ,” ujar Bupati Sragen dalam sambutannya.
Ia menambahkan bahwa perpaduan antara pendidikan umum dan nilai-nilai keislaman dapat menjadi bekal positif bagi para santri untuk menghadapi tantangan masa depan.
“Hal ini dapat menjadi bekal yang positif bagi mereka agar mampu bersaing dan bertahan dalam kompetisi di dunia ,” lanjutnya.
Bupati Ajak Masyarakat Memilih Pendidikan Islam Berkualitas
Bupati Sragen juga mengajak para orang tua untuk mempertimbangkan Pesantren Baitul Qur’an Sragen sebagai salah satu pilihan pendidikan bagi putra-putrinya. Menurutnya, pesantren unggulan seperti BEQI mampu memberikan pendidikan yang seimbang antara ilmu umum dan ilmu keagamaan.
“Saya mengajak para orang tua untuk menyekolahkan putra-putrinya di Pesantren Baitul Qur’an ini. Karena pesantren ini merupakan salah satu pesantren unggulan di Kabupaten Sragen yang menawarkan tidak hanya pengetahuan umum, tetapi juga ilmu keagamaan, ” ungkapnya.
Bupati berharap para lulusan Pesantren Baitul Qur’an nantinya dapat menjadi generasi yang bermanfaat bagi masyarakat.
“Insyaallah, lulusannya dapat diandalkan dan menjadi bagian dari khairu ummah, umat terbaik,” tambahnya.


Penyambutan santri baru ini menjadi awal perjalanan bagi para peserta didik dalam menempuh pendidikan di lingkungan Pesantren Baitul Qur’an Sragen. Dengan sistem pendidikan yang memadukan hafalan Al-Qur’an, pendidikan umum, serta pembentukan karakter, BEQI berkomitmen mencetak santri yang Qurani, mandiri dan berprestasi.
Selain pengembangan pendidikan pesantren, Yayasan Baiturrahman Dawung Sragen juga terus memperluas kontribusinya dalam bidang pendidikan dengan mendirikan Akademi Teknologi dan Bisnis Baiturrahman Sragen. Kehadiran akademi tersebut menjadi bagian dari langkah pengembangan pendidikan tinggi berbasis pesantren yang mengarah pada penguatan kompetensi teknologi dan bisnis.
Momentum kunjungan Bupati Sragen dalam penyambutan santri baru ini menjadi salah satu bukti tingginya kepercayaan masyarakat terhadap Pesantren Baitul Qur’an Sragen. Dengan semangat menghadirkan pendidikan Islam berkualitas, Pesantren Baitul Qur’an Sragen terus berupaya menjadi pilihan utama pendidikan Islam bagi masyarakat Sragen dan sekitarnya.
