Skip links

Pertama Dilaksanakan, KASTRAD Jenjang SMP Berlangsung Selama Tiga Hari

Untuk pertama kalinya, Pesantren Baitul Qur’an Sragen menyelenggarakan kegiatan KASTRAD (Komando Santri Aktif Terampil dan Disiplin) untuk jenjang SMP. Kegiatan yang diikuti oleh siswa kelas 8 ini berlangsung selama tiga hari, mulai 28 hingga 30 Agustus 2026, dengan menggandeng pihak Koramil dalam pelaksanaannya.

KASTRAD menjadi salah satu program pembelajaran di luar kelas yang dikemas melalui berbagai aktivitas bersama. Selama kegiatan berlangsung, para siswa mendapatkan pengalaman yang berbeda dari rutinitas pembelajaran sehari-hari di lingkungan pesantren.

Sebelumnya, KASTRAD merupakan kegiatan yang hanya diperuntukan bagi santri jenjang SMA yang duduk di kelas 10. Dilaksanakan KASTRAD untuk jenjang SMP ini menjadi hal yang baru dan diharapkan bisa memberikan pengalaman yang menyenangkan sekaligus pembelajaran di luar kelas yang berguna bagi santri.

Tiga Hari Penuh Aktivitas dan Kebersamaan

Rangkaian kegiatan KASTRAD dilaksanakan selama 3 hari yang bertempat di Pesantren dan Bumi Perkemahan Kyai Ageng Srrenggi. Agenda utama dalam kegiatan ini meliputi ibadah bersama, olahraga, baris-berbaris, perjalanan menuju Bumi Perkemahan Kyai Ageng Srenggi, mendirikan tenda, bermalam, serta berbagai permainan seru lainnya.

Kegiatan dimulai dengan aktivitas bersama yang melibatkan seluruh peserta. Siswa kelas 8 mengikuti ibadah bersama, olahraga, serta kegiatan baris-berbaris dengan pendampingan dari pihak Koramil.

Setelah itu, para siswa melanjutkan perjalanan menuju Bumi Perkemahan Kyai Ageng Srenggi. Perjalanan menuju lokasi perkemahan menjadi bagian dari rangkaian KASTRAD yang dijalani bersama-sama oleh seluruh peserta.

Setibanya di bumi perkemahan, siswa kemudian mempersiapkan tempat tinggal mereka selama kegiatan dengan mendirikan tenda. Kebersamaan terus berlanjut hingga malam hari ketika para siswa bermalam di lokasi perkemahan.

Selama berada di Bumi Perkemahan Kyai Ageng Srenggi, berbagai kegiatan dan permainan seru turut mewarnai rangkaian KASTRAD. Suasana kegiatan yang berbeda dari keseharian di pesantren memberikan pengalaman baru bagi para siswa.

Membentuk Karakter melalui Pengalaman

Secara umum, KASTRAD diharapkan menjadi sarana bagi siswa untuk mengembangkan kedisiplinan, kemandirian, tanggung jawab, ketangguhan, serta kemampuan bekerja sama. Nilai-nilai tersebut dibangun melalui pengalaman dan interaksi siswa selama mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.

Kerja sama dengan pihak Koramil juga menjadi bagian penting dalam pelaksanaan KASTRAD perdana untuk jenjang SMP ini. Kehadiran Koramil memberikan pendampingan dalam sejumlah kegiatan sekaligus memperkaya pengalaman siswa selama mengikuti program.

Bagi siswa kelas 8 Pesantren Baitul Qur’an Sragen, KASTRAD menjadi pengalaman baru yang mempertemukan kegiatan ibadah, aktivitas fisik, kehidupan perkemahan, permainan, dan kebersamaan dalam satu rangkaian kegiatan selama tiga hari.

Melalui program ini, Pesantren Baitul Qur’an Sragen terus berupaya menghadirkan pengalaman pendidikan yang tidak hanya berlangsung di dalam ruang kelas, tetapi juga melalui berbagai kegiatan yang dapat mendukung pembentukan karakter siswa.

Pelaksanaan KASTRAD pada 28–30 Agustus 2026 menjadi pengalaman perdana bagi jenjang SMP di Pesantren Baitul Qur’an Sragen. Tiga hari kegiatan tersebut diharapkan memberikan pengalaman positif dan menjadi bagian dari proses tumbuhnya karakter siswa yang lebih disiplin, mandiri, tangguh, dan mampu bekerja sama.

Leave a comment

This website uses cookies to improve your web experience.